Selasa, 17 Januari 2017
Selasa, 22 November 2016
Cara Kerja Jaringan Wireless dan Terminal
Cara Kerja Wireless
Mirip dengan jaringan
Ethernet kabel, sebuah wireless LAN (local area network) mengirim data dalam
bentuk paket. Setiap adapter memiliki nomor ID yang permanen dan unik yang
berfungsi sebagai sebuah alamat, dan tiap paket selain berisi data juga
menyertakan alamat penerima dan pengirim paket tersebut. Sama dengan sebuah
adapter Ethernet, sebuah kartu wireless LAN akan memeriksa kondisi jaringan
sebelum mengirim paket ke dalamnya. Bila jaringan dalam keadaan kosong, maka
paket langsung dikirimkan. Bila kartu mendeteksi adanya data lain yang sedang
menggunakan frekuensi radio, maka ia akan menunggu sesaat kemudian memeriksanya
kembali.
Wireless LAN biasanya
menggunakan salah satu dari dua topologi–cara untuk mengatur sebuah jaringan.
Pada topologi ad-hoc–biasa dikenal sebagai jaringan peer-to-peer–setiap PC
dilengkapi dengan sebuah adapter wireless LAN yang mengirim dan menerima data
ke dan dari PC lain yang dilengkapi dengan adapter yang sama, dalam radius 300
kaki (±100 meter). Untuk topologi infrastruktur, tiap PC mengirim dan menerima
data dari sebuah titik akses, yang dipasang di dinding atau langit-langit
berupa sebuah kotak kecil berantena. Saat titik akses menerima data, ia akan
mengirimkan kembali sinyal radio tersebut (dengan jangkauan yang lebih jauh) ke
PC yang berada di area cakupannya, atau dapat mentransfer data melalui jaringan
Ethernet kabel. Titik akses pada sebuah jaringan infrastruktur memiliki area
cakupan yang lebih besar, tetapi membutuhkan alat dengan harga yang lebih
mahal.
Walau menggunakan prinsip
kerja yang sama, kecepatan mengirim data dan frekuensi yang digunakan oleh
wireless LAN berbeda berdasarkan jenis atau produk yang dibuat, tergantung pada
standar yang mereka gunakan. Vendor-vendor wireless LAN biasanya menggunakan
beberapa standar, termasuk IEEE 802.11, IEEE 802.11b, OpenAir, dan HomeRF.
Sayangnya, standar-standar tersebut tidak saling kompatibel satu sama lain, dan
Anda harus menggunakan jenis/produk yang sama untuk dapat membangun sebuah
jaringan.
Semua standar tersebut
menggunakan adapter menggunakan segmen kecil pada frekuensi radio 2,4-GHz,
sehingga bandwith radio untuk mengirim data menjadi kecil. Tetapi adapter
tersebut menggunakan dua protokol untuk meningkatkan efisiensi dan keamanan
dalam pengiriman sinyal:
Frequency hopping spread
spectrum, dimana paket data dipecah dan dikirimkan menggunakan frekuensi yang
berbeda-beda, satu pecahan bersisian dengan lainnya, sehingga seluruh data
dikirim dan diterima oleh PC yang dituju. Kecepatan sinyal frekuensi ini sangat
tinggi, serta dengan pemecahan paket data maka sistem ini memberikan keamanan
yang dibutuhkan dalam satu jaringan, karena kebanyakan radio tranceiver biasa
tidak dapat mengikutinya.
Direct sequence spread
spectrum, sebuah metode dimana sebuah frekuensi radio dibagi menjadi tiga
bagian yang sama, dan menyebarkan seluruh paket melalui salah satu bagian
frekuensi ini. Adapter direct sequence akan mengenkripsi dan mendekripsi data
yang keluar-masuk, sehingga orang yang tidak memiliki otoritas hanya akan
mendengar suara desisan saja bila mereka menangkap sinyal radio tersebut.
Vendor wireless LAN
biasanya menyebutkan transfer rate maksimum pada adapter buatan mereka. Model
yang menggunakan standar 802.11 dapat mentransfer data hingga 2 megabit per
detik, baik dengan metode frequency hopping atau direct sequence. Adapter yang
menggunakan standar OpenAir dapat mentransfer data hingga 1,6-mbps menggunakan
frequency hopping. Dan standar terbaru, HomeRF dapat mengirim dan menerima data
dengan kecepatan 1,6-mbps (dengan menggunakan metoda frekuensi hopping).
Wireless LAN kecepatan tinggi menggunakan standar 802.11b–yang dikenal sebagai
WiFi–mampu mengirim data hingga 11-mbps dengan protokol direct sequence.
Cara
Kerja Terminal
Terminal : peralatan yang
mengakses layanan melalui jaringan yang sifatnya remote atau terpisah melalui
sebuah saluran telekomunikasi.Linux memiliki enam terminal atau konsol ketika
berjalan dalam modus teks. Artinya, kita dapat menjalankan aplikasi atau
kegiatan berbeda-beda untuk tiap terminal dan dalam waktu bersamaan. Untuk
berpindah dari satu terminal ke terminal lain, dapat menekan kombinasi tombol
ALT + F1 hingga F6.Terminal ketujuh umumnya digunakan oleh X Server. Jadi, jika
X Server sebelumnya telah aktif dan tidak dibunuh,kita tinggal menekan tombol
ALT + F7 untuk kembali ke tampilan grafis.Terminal yang disinggung di atas
adalah terminal dalam modus teks.Terminal juga dapat digunakan dalam lingkungan
grafis.
Untuk membuka terminal di
desktop GNOME milik Edubuntu, klik menu Applications > Accessories >
Terminal pada panel atas.Terminal sepertinya memang diperuntukkan bagi para
profesional. Tetapi ketika kita mengetahui cara kerja dan manfaatnya, kita akan
sering menggantungkan diri pada baris perintah ini. Kita dapat mengeksekusi
program, membuka file, hingga melakukan manajemen berkas melaluitampilannya
yang sederhana. Linux memiliki lebih dari 2000 perintah ketika menjalankan
terminal.Kita tidak perlu menghapal semuanya, hanya beberapa yang kita anggap
penting dan sering kita gunakan.Sebuah tips ketika menggunakan terminal. Kita
bisa mengetikkan beberapa huruf awal perintah, disusul dengan menekan tombol
ESC atau TAB sekali atau beberapa kali. Cobalah untuk memasukkan karakter apada
terminal.Disusul menekan ESC atau TAB (Edubuntu mendukung tombol TAB). Apabila
muncul sebuah pertanyaan, ketik y. Sebuah daftar panjang akan muncul (semua
perintah dengan awalan huruf a). Biasanya data ditampilkan pada komputer pada
jarak jauh atau dekat yang disebut dengan terminal. Fungsi dasarnya adalah
untuk berhubungan dengan komputer host.
Terminal juga dikenali dengan beberapa istilah, seperti: CRT – Cathode
Ray Tube, VDT -Video Display Terminal atau display station. Terminal dibagi atas
3 jenis, yaitu :
Terminal dungu (dumb),
yaitu terminal yang berfungsi hanya berupaya menghantar setiap karakter yang
dikirimkan ke host dan menampilkan apa saja yang dikirim oleh host.
Terminal ‘smart’ , yaitu
terminal yang berfungsi menghantarkan informasi tambahan selain apa yang
dikirim oleh pemakai seperti kode tertentu untuk menghindari kesalahan data
yang terjadi.
Terminal pintar
(intelligent), yaitu terminal yang dapat diprogramkan untuk membuat
fungsi-fungsi tambahan seperti kontrol terhadap penyimpanan ke storage dan
menampilkan lay-out data dari host dengan lebih bagus. Pada saat
terminal/client/terminal/client melakukan proses booting, garis besar proses
yang dijalankan adalah :
Mencari alamat ip dari
dhcp server.
Mengambil kernel dari
tftp server.
Menjalankan sistem file
root dari nfs server.
Mengambil program
X-server ke dalam memory dan mulai menjalankannya.
Melakukan hubungan dengan
xdm server dan user login ke dalam xdm server.
Sumber :
http://mufiks.blogspot.co.id/2013/10/tulisan-4-jaringan-wireless-dan-terminal.html
Penulisan 3 : Fitur-Fitur Pada Antarmuka Pengguna Telematika
Fitur-fitur
pada antarmuka pengguna telematika
Head Up Display System
Head Up Display (HUD)
merupakan sebuah tampilan transparan yang menampilkan data tanpa mengharuskan
penggunanya untuk melihat ke arah yang lain dari sudut pandang biasanya. Asal
nama dari alat ini yaitu pengguna dapat melihat informasi dengan kepala yang
terangkat (head up) dan melihat ke arah depan daripada melihat ke arah bawah
bagian instrumen. Walaupun HUD dibuat untuk kepentingan penerbangan militer,
sekarang HUD telah digunakan pada penerbangan sipil, kendaraang bermotor dan
aplikasi lainnya.
Tangible User Interface
Tangible User Interface,
yang disingkat TUI, adalah antarmuka dimana seseorang dapat berinteraksi dengan
informasi digital lewat lingkungan fisik. Nama inisial Graspable User
Interface, sudah tidak lagi digunakan. Salah satu perintis TUI ialah Hiroshi
Ishii, seorang profesor di Laboratorium Media MIT yang memimpin Tangible Media
Group. Pandangan istimewanya untuk tangible UI disebut tangible bits, yaitu
memberikan bentuk fisik kepada informasi digital sehingga membuat bit dapat
dimanipulasi dan diamati secara langsung.
Computer Vision
Computer Vision (komputer
visi) merupakan ilmu pengetahuan dan teknologi dari mesin yang melihat. Dalam
aturan pengetahuan, komputer visi berhubungan dengan teori yang digunakan untuk
membangun sistem kecerdasan buatan yang membutuhkan informasi dari citra
(gambar). Data citranya dapat dalam berbagai bentuk, misalnya urutan video,
pandangan deri beberapa kamera, data multi dimensi yang di dapat dari hasil
pemindaian medis.
Browsing Audio Data
Browsing Audio Data
merupakan metode browsing jaringan yang digunakan untuk browsing video / audio
data yang ditangkap oleh sebuah IP kamera. Sebuah komputer lokal digabungkan ke
LAN (local area network) untuk mendeteksi IP kamera.
Speech Recognition
Dikenal juga dengan
pengenal suara otomatis (automatic speech recognition) atau pengenal suara
komputer (computer speech recognition). Merupakan salah satu fitur antarmuka
telematika yang merubah suara menjadi tulisan. Istilah ‘voice recognition’
terkadang digunakan untuk menunjuk ke speech recognition dimana sistem pengenal
dilatih untuk menjadi pembicara istimewa, seperti pada kasus perangkat lunak
untuk komputer pribadi, oleh karena itu disana terdapat aspek dari pengenal
pembicara, dimana digunakan untuk mengenali siapa orang yang berbicara, untuk
mengenali lebih baik apa yang orang itu bicarakan. Speech recognition merupakan
istilah masukan yang berarti dapat mengartikan pembicaraan siapa saja.
Speech Synthesis
Speech synthesis
merupakan hasil kecerdasan buatan dari pembicaraan manusia. Komputer yang
digunakan untuk tujuan ini disebut speech syhthesizer dan dapat diterapkan pada
perangkat lunak dan perangkat keras. Sebuah sistem text to speech (TTS) merubah
bahasa normal menjadi pembicaraan.
Sumber :
Penulisan 2 : Pengertian Antarmuka Pada Telematika
Antarmuka
(Interface)
Pengertian antarmuka (
interface) adalah salah satu layanan yang disediakan sistem operasi sebagai
sarana interaksi antara pengguna dengan sistem operasi. Antarmuka adalah
komponen sistem operasi yang bersentuhan langsung dengan pengguna. Terdapat dua
jenis antarmuka, yaitu Command Line Interface(CLI) dan Graphical User
Interface(GUI).
Command
Line Interface(CLI)
CLI adalah tipe antarmuka
dimana pengguna berinteraksi dengan sistem operasi melalui text-terminal.
Pengguna menjalankan perintah dan program di sistem operasi tersebut dengan
cara mengetikkan baris-baris tertentu. Meskipun konsepnya sama, tiap-tiap
sistem operasi memiliki nama atau istilah yang berbeda untuk CLI-nya. UNIX
memberi nama CLI-nya sebagai bash, ash, ksh, dan lain sebagainya. Microsoft Disk
Operating System (MS-DOS) memberi nama command.com atau Command Prompt.
Sedangkan pada Windows Vista, Microsoft menamakannya PowerShell. Pengguna Linux
mengenal CLI pada Linux sebagai terminal, sedangkan pada Apple namanya adalah
commandshell.
Graphical
User Interface(GUI)
GUI adalah tipe antarmuka
yang digunakan oleh pengguna untuk berinteraksi dengan sistem operasi melalui
gambar-gambar grafik, ikon, menu, dan menggunakan perangkat penunjuk ( pointing
device) seperti mouse atau track ball. Elemen-elemen utama dari GUI bisa
diringkas dalam konsep WIMP ( window, icon, menu, pointing device).
Sumber :
Penulisan 1 : Jaringan Wireless dan Terminal
Jaringan wireless adalah
jaringan yang mengkoneksikan dua komputer atau lebih menggunakan sinyal radio,
cocok untuk berbagi-pakai file, printer, atau akses Internet.
1.Berbagi sumber file dan
memindah-mindahkannya tanpa menggunakan kabel.
2.Mudah untuk di-setup
dan handal sehingga cocok untuk pemakaian di kantor atau di rumah.
3.Produk dari produsen
yang berbeda kadang-kadang tidak kompatibel.
4.Harganya lebih mahal
dibanding menggunakan teknologi ethernet kabel biasa.
Tipe atau mode yang di
gunakan pada Jaringan Wireless
Mode
Ad-Hoc
Mode ini sama seperti
mode jaringan peer to peer, jaringan ini di bangun menggunakan komponen LAN
card tanpa menggunakan access point.
Mode
Infrastruktur
Mode ini menggunakan
wirelles Lan Card pada setiap komputer. Mode ini juga menggunakan access point
sebagai media penghubung, jadi client anggota jaringan harus melalui access
point terlebih dahulu sebelum dapat berhubungan dengan client lain.
Bentuk Jaringan Wireless
Personal
Area Network ( PAN )
PAN nirkabel memiliki
jangkauan yang relatif pendek sekitar 15
meter dan hanya efektif untuk memenuhi kebutuhan dalam ruang sempit atau lingkup pribadi performan PAN dapat di bilang
sedang, memiliki bit rate mencapai 2 Mbps. Kebanyakan PAN memiliki dan
mengunakna gelombang radio untuk menyampaikan informasi udara. Contoh aplikasi
PAN nirkabel adalah Bluetooth.
Local
Area Network ( LAN )
LAN nirkabel memberikan
performan yang tinggi user biasanya mengunakan laptop, PC, ataupun PDA. LAN
nirkabel mempunyai bit rate mencapai 54 Mbps. aplikasi ini cocok pada
perkantoran, pusat perbelanjaan atau perumahan yang biasanya di sebut dengan
hotspot.
Metropolitan
Area Network ( MAN )
MAN nirkabel mencakup
suatu perkotaan, paerforman MAn nirkabel
sangat beragam apabila di dalam gedung dapat mencapai 100Gbps ( dengan Ir.DA )
tetapi apabila dengan radio yang radiusnya 20 mil hanya mampu menghasilkan
kecepatan sebesar 100 Kbps.
Wide
Area Network (WAN )
Sesuai dengan namanya ,
WAN nirkabel mencakup wilayah yang sangat luas dan mancakup keseluruhan dunia,
performan WAN cukup rendah yaitu sebesar 170 Kbps, tetapi karena penggunaan
dengan streaming rendah seperti ponsel, dapat di kompres sehingga proses tidak
terlalu lama bahkan dapat di bilang cepat
Cara
Kerja Wireless
Mirip dengan jaringan
Ethernet kabel, sebuah wireless LAN (local area network) mengirim data dalam
bentuk paket. Setiap adapter memiliki nomor ID yang permanen dan unik yang
berfungsi sebagai sebuah alamat, dan tiap paket selain berisi data juga
menyertakan alamat penerima dan pengirim paket tersebut. Sama dengan sebuah
adapter Ethernet, sebuah kartu wireless LAN akan memeriksa kondisi jaringan
sebelum mengirim paket ke dalamnya. Bila jaringan dalam keadaan kosong, maka
paket langsung dikirimkan. Bila kartu mendeteksi adanya data lain yang sedang
menggunakan frekuensi radio, maka ia akan menunggu sesaat kemudian memeriksanya
kembali.
Wireless LAN biasanya
menggunakan salah satu dari dua topologi–cara untuk mengatur sebuah jaringan.
Pada topologi ad-hoc–biasa dikenal sebagai jaringan peer-to-peer–setiap PC
dilengkapi dengan sebuah adapter wireless LAN yang mengirim dan menerima data
ke dan dari PC lain yang dilengkapi dengan adapter yang sama, dalam radius 300
kaki (±100 meter). Untuk topologi infrastruktur, tiap PC mengirim dan menerima
data dari sebuah titik akses, yang dipasang di dinding atau langit-langit
berupa sebuah kotak kecil berantena. Saat titik akses menerima data, ia akan
mengirimkan kembali sinyal radio tersebut (dengan jangkauan yang lebih jauh) ke
PC yang berada di area cakupannya, atau dapat mentransfer data melalui jaringan
Ethernet kabel. Titik akses pada sebuah jaringan infrastruktur memiliki area
cakupan yang lebih besar, tetapi membutuhkan alat dengan harga yang lebih
mahal.
Walau menggunakan prinsip
kerja yang sama, kecepatan mengirim data dan frekuensi yang digunakan oleh
wireless LAN berbeda berdasarkan jenis atau produk yang dibuat, tergantung pada
standar yang mereka gunakan. Vendor-vendor wireless LAN biasanya menggunakan
beberapa standar, termasuk IEEE 802.11, IEEE 802.11b, OpenAir, dan HomeRF.
Sayangnya, standar-standar tersebut tidak saling kompatibel satu sama lain, dan
Anda harus menggunakan jenis/produk yang sama untuk dapat membangun sebuah
jaringan.
Semua standar tersebut
menggunakan adapter menggunakan segmen kecil pada frekuensi radio 2,4-GHz,
sehingga bandwith radio untuk mengirim data menjadi kecil. Tetapi adapter
tersebut menggunakan dua protokol untuk meningkatkan efisiensi dan keamanan
dalam pengiriman sinyal:
Frequency hopping spread
spectrum, dimana paket data dipecah dan dikirimkan menggunakan frekuensi yang
berbeda-beda, satu pecahan bersisian dengan lainnya, sehingga seluruh data
dikirim dan diterima oleh PC yang dituju. Kecepatan sinyal frekuensi ini sangat
tinggi, serta dengan pemecahan paket data maka sistem ini memberikan keamanan
yang dibutuhkan dalam satu jaringan, karena kebanyakan radio tranceiver biasa
tidak dapat mengikutinya.
Direct sequence spread
spectrum, sebuah metode dimana sebuah frekuensi radio dibagi menjadi tiga
bagian yang sama, dan menyebarkan seluruh paket melalui salah satu bagian
frekuensi ini. Adapter direct sequence akan mengenkripsi dan mendekripsi data
yang keluar-masuk, sehingga orang yang tidak memiliki otoritas hanya akan
mendengar suara desisan saja bila mereka menangkap sinyal radio tersebut.
Vendor wireless LAN
biasanya menyebutkan transfer rate maksimum pada adapter buatan mereka. Model
yang menggunakan standar 802.11 dapat mentransfer data hingga 2 megabit per
detik, baik dengan metode frequency hopping atau direct sequence. Adapter yang
menggunakan standar OpenAir dapat mentransfer data hingga 1,6-mbps menggunakan
frequency hopping. Dan standar terbaru, HomeRF dapat mengirim dan menerima data
dengan kecepatan 1,6-mbps (dengan menggunakan metoda frekuensi hopping).
Wireless LAN kecepatan tinggi menggunakan standar 802.11b–yang dikenal sebagai
WiFi–mampu mengirim data hingga 11-mbps dengan protokol direct sequence.
Cara
Kerja Terminal
Terminal : peralatan yang
mengakses layanan melalui jaringan yang sifatnya remote atau terpisah melalui
sebuah saluran telekomunikasi.Linux memiliki enam terminal atau konsol ketika
berjalan dalam modus teks. Artinya, kita dapat menjalankan aplikasi atau
kegiatan berbeda-beda untuk tiap terminal dan dalam waktu bersamaan. Untuk
berpindah dari satu terminal ke terminal lain, dapat menekan kombinasi tombol
ALT + F1 hingga F6.Terminal ketujuh umumnya digunakan oleh X Server. Jadi, jika
X Server sebelumnya telah aktif dan tidak dibunuh,kita tinggal menekan tombol
ALT + F7 untuk kembali ke tampilan grafis.Terminal yang disinggung di atas
adalah terminal dalam modus teks.Terminal juga dapat digunakan dalam lingkungan
grafis.
Untuk membuka terminal di
desktop GNOME milik Edubuntu, klik menu Applications > Accessories >
Terminal pada panel atas.Terminal sepertinya memang diperuntukkan bagi para
profesional. Tetapi ketika kita mengetahui cara kerja dan manfaatnya, kita akan
sering menggantungkan diri pada baris perintah ini. Kita dapat mengeksekusi
program, membuka file, hingga melakukan manajemen berkas melaluitampilannya
yang sederhana. Linux memiliki lebih dari 2000 perintah ketika menjalankan
terminal.Kita tidak perlu menghapal semuanya, hanya beberapa yang kita anggap
penting dan sering kita gunakan.Sebuah tips ketika menggunakan terminal. Kita
bisa mengetikkan beberapa huruf awal perintah, disusul dengan menekan tombol
ESC atau TAB sekali atau beberapa kali. Cobalah untuk memasukkan karakter apada
terminal.Disusul menekan ESC atau TAB (Edubuntu mendukung tombol TAB). Apabila
muncul sebuah pertanyaan, ketik y. Sebuah daftar panjang akan muncul (semua
perintah dengan awalan huruf a). Biasanya data ditampilkan pada komputer pada
jarak jauh atau dekat yang disebut dengan terminal. Fungsi dasarnya adalah
untuk berhubungan dengan komputer host.
Terminal juga dikenali dengan beberapa istilah, seperti: CRT – Cathode
Ray Tube, VDT -Video Display Terminal atau display station. Terminal dibagi
atas 3 jenis, yaitu :
·
Terminal dungu (dumb), yaitu terminal yang
berfungsi hanya berupaya menghantar setiap karakter yang dikirimkan ke host dan
menampilkan apa saja yang dikirim oleh host.
·
Terminal ‘smart’ , yaitu terminal yang
berfungsi menghantarkan informasi tambahan selain apa yang dikirim oleh pemakai
seperti kode tertentu untuk menghindari kesalahan data yang terjadi.
·
Terminal pintar (intelligent), yaitu
terminal yang dapat diprogramkan untuk membuat fungsi-fungsi tambahan seperti
kontrol terhadap penyimpanan ke storage dan menampilkan lay-out data dari host
dengan lebih bagus. Pada saat terminal/client/terminal/client melakukan proses
booting, garis besar proses yang dijalankan adalah :
Mencari alamat ip dari
dhcp server.
Mengambil kernel dari
tftp server.
Menjalankan sistem file
root dari nfs server.
Mengambil program
X-server ke dalam memory dan mulai menjalankannya.
Melakukan hubungan dengan
xdm server dan user login ke dalam xdm server.
Sumber :
Senin, 17 Oktober 2016
Contoh Penerapan Penggunaan Arsitektur Client Server
Arsitektur Client
Server
Kita tahu bahwa
perkembangan teknologi kini telah banyak membuat perubahan pada cara berpikir
kita (manusia). Dengan laju pertumbuhan teknologi yang makin cepat, kebutuhan
akan informasi dari hari ke hari meningkat sehingga menuntu kelancaran, dan
kecepatan proses distribusi informasi.
Arsitektur jaringan Client
Server merupakan model konektivitas pada jaringan yang membedakan
fungsi computer sebagai Client dan Server.
Arsitektur ini menempatkan sebuah komputer sebagai Server. Nah Server ini
yang bertugas memberikan pelayanan kepada terminal-terminal lainnya tang
terhubung dalam system jaringan atau yang kita sebut Clientnya. Server juga
dapat bertugas untuk memberikan layanan berbagi pakai berkas (file server),
printer (printer server), jalur komunikasi (server komunikasi).
Pada model arsitektur
ini, Client tidak dapat berfungsi sebagai Server,
tetapiServer dapat berfungsi menjadi Client (server
non-dedicated). Prinsip kerja pada arsitektur ini sangat sederhana, dimana Server akan
menunggu permintaan dari Client, memproses dan memberikan hasil
kepada Client, sedangkan Client akan mengirimkan
permintaan ke Server, menunggu proses dan melihat visualisasi hasil
prosesnya.
Sistem Client
Server ini tidak hanya diperuntukkan bagi pembangunan jaringan
komputer skala luas. Sistem ini menggunakan protokol utamaTransmision
Control Protocol/Internet Protocol (TCP/IP), sedangkam sistem operasi yang
digunakan antara lain Unix, Linux dan Windows NT.
Lingkungan Database
Client/Server di Internet
- Menggunakan LAN untuk mendukung
jaringan PC
- Masing-masing PC memiliki penyimpan
tersendiri
- Berbagi hardware atau software
Komponen dasar Client Server
Pada dasarnya Client
Server terdiri dari 3 komponen pembentuk dasar, yaituClient,
Middleware, dan Server. Gubungan dari ketiganya dapat
digambarkan sebagai berikut:
Arsitektur File
Server
- Model pertama Client/Server
- Semua pemrosesan dilakukan pada sisi
workstation
- Satu atau beberapa server
terhubungkan dalam jaringan
- Server bertindak sebagai file server
- File server bertindak sebagai
pengelola file dan memungkinkan klien mengakses file tersebut
- Setiap klien dilengkapi DBMS
tersendiri
- DBMS berinteraksi dengan data yang
tersimpan dalam bentuk file pada server
- Aktivitas pada klien:
- Meminta data
- Meminta penguncian data
- Tanggapan dari klien
- Memberikan data
- Mengunci data dan memberikan
statusnya
Batasan File Server
- Beban jaringan tinggi karena tabel
yang diminta akan diserahkan oleh file server ke klien melalui jaringan
- Setiap klien harus memasang DBMS
sehingga mengurangi memori
- Klien harus mempunyai kemampuan
proses tinggi untuk mendapatkanresponse time yang bagus
- Salinan DBMS pada setiap klien harus
menjaga integritas databasse yang dipakai secara bersama-sama ð tanggung
jawab diserahkan kepada programmer
Arsitektur Database
Server
- Klien bertanggung jawab dalam
mengelola antar muka pemakai (mencakup logika penyajian data, logika
pemrosesan data, logika aturan bisnis)
- Database server bertanggung
jawab pada penyimpana, pengaksesan, dan pemrosesan database
- Database serverlah yang dituntut
memiliki kemampuan pemrosesan yang tinggi
- Beban jaringan menjadi berkurang
- Otentikasi pemakai, pemeriksaan
integrasi, pemeliharaan data dictionary dilakukan pada database server
- Database server merupakan
implementasi dari two-tier architecture
Contoh Two-Tier
Architecture
Contoh Three-tier
Architecture
Melibatkan lapisan server yang lain
selain lapisan database server
Beberapa Keuntungan
Arsitektur Three-Tier
- Keluwesan teknologi
- Mudah untuk mengubah DBMS
engine
- Memungkinkan pula middle tier ke
platform yang berbeda
- Biaya jangka panjang yang rendah
- Perubahan-perubahan cukup dilakukan
pada middle tier daripada pada aplikasi keseluruhan
- Keunggulan kompetitif
- Kekampuan untuk bereaksi thd
perubahan bisnis dengan cepat, dengan cara mengubah modul kode daripada
mengubah keseluruhan aplikasi
SUMBER :
Penulisan 3 : Penjelasan layanan telematika yang terdiri dari layanan informasi dan kemanan
Layanan Informasi
Layanan
telematika yang pertama adalah layanan informasi. Pada layanan ini telematika
menggabungkan sistem komunikasi dengan kendaraan yang bergerak seperti mobil
untuk menawarkan layanan informasi yang disebut GPS, Layanan ini menyatukan
sistem komunikasi dengan kendaraan seperti mobil untuk memberikan informasi
kepada masyarakat.
Contoh dari
layanan informasi tersebut adalah sebagai petunjuk jalan. Dan beberapa contoh
lainnya adalah :
a. M –
Commerce
b. VOD
c. News and
weather
d. Telematik
Terminal
e. Jasa
pelayanan internet
f. Informasi
lalu lintas terbaru
Layanan
Keamanan
Layanan
keamanan adalah suatu yang sangat penting untuk menjaga agar suatu data dalam
jaringan tidak mudah terhapus atau hilang. Sistem dari keamanan ini juga
membantu untuk mengamankan jaringan tanpa menghalangi penggunaannya dan
menempatanya. Jika ketika jaringan berhasil ditembus. Keamanan jaringan di sini
adalah memberikan peningkatan keamanan tertentu untuk jaringan serta untuk
memantau dan memberikan informasi jika sesuatu berjalan tidak seharusnya.
Layanan ini dapat mengurangi tingkat pencurian dan kejahatan. Seperti contohnya
dengan menggunakan Firewall dan juga anti virus yang ada.
SUMBER :
https://kyfi.wordpress.com/2011/10/11/layanan-informasi-layanan-keamanan-layanan-context-aware-event-base-layanan-perbaikan-sumber-resource-discovery-service-pada-telematika/














