Selasa, 29 Maret 2016

Tutorial Crimping membuat kabel LAN dengan RJ45


Rizky Aprialdy
17113958
3KA33


Disini saya akan membuat tutorial membuat kabel LAN dengan RJ45, untuk bahan-bahan yang diperlukan sebagai berikut :
1. Kabel UTP


2. Konektor RJ-45


3. Tang Crimping


4. LAN Tester



Kabel UTP terdiri dari 2 Jenis, yaitu Straight & Cross.

Kabel straight biasanya digunakan ketika untuk menghubungkan komputer jaringan yang memakai hub atau client ke hub. Untuk tipe cross itu digunakan ketika untuk menyambungkan langsung antar dua PC atau antar Hub.


Susunan Warna

Straight
Konektor 1 : Putih Orange, Orange, Putih Hijau, Biru, Putih Biru, Hijau, Putih Coklat, Coklat.
Konektor 2 : Susunan kebel sama dengan konektor 1

Cross
Konektor 1 : Putih Orange, Orange, Putih Hijau, Biru, Putih Biru, Hijau, Putih Coklat, Coklat.
Konektor 2 : Putih Hijau, Hijau, Putih Orange, Biru, Putih Biru, Orange, Putih Coklat, Coklat.

Langkah - Langkah Menggunakan Tang Crimping

- Kupas kulit kabel kurang lebih 1 hingga 2 cm
- susun rapi warna kabel yang terdapat di dalam sesuai aturan (straight / cross)
- ratakan ujung kabel dengan memotong menggunakan tang crimping
- setelah yakin urutan warna benar dan ujung kabel sudah rata dan rapih
- masukkan kabel kedalam konektor RJ-45 , pastikan kabel menyentuh ujung RJ-45 kemudian jepitlah menggunakan tang crimping
- lakukan hal yang sama pada kabel satunya
- setelah menyelesaikan kedua kabel , uji menggunakan lan tester, jika semua lampu menyala , maka kabel tersebut telah di crimping dengan benar dan bisa digunakan


 setelah kabel sudah disatukan dengan konektor RJ-45


Hasil testing pada alat lan tester



Selasa, 22 Maret 2016

Tugas 2 Bahasa Indonesia ( Penalaran Deduktif dan Induktif )

Penalaran Deduktif Dan Induktif

Silogisme kategorial adalah silogisme yang semua proposisinya merupakan kategorial. Proposisi yang Silogisme dalam pengertian umum adalah setiap penyimpulan tidak langsung, yang dari dua proposisi (premis-premis) disimpulkan suatu proposisi baru (kesimpulan). Premis yang pertama disebut premis umum (premis mayor) dan premis yang kedua disebut premis khusus (premis minor). Kesimpulan itu berhubungan erat sekali dengan premis-premis yang ada. Jika premis - premisnya benar maka kesimpulannya juga benar. Dalam penerapannya ada tiga jenis silogisme, yaitu silogisme kategoris, silogisme hipotesis, dan silogisme alternatif.

Silogisme kategoris adalah silogisme yang terdiri dari tiga proposisi (premis) kategoris.
      Contoh silogisme kategoris:
  ·      Semua Murid Sekolah dasar sedang melaksanakan UN
  ·      Ray adalah Murid (premis minor)
  ·      Jadi, Ray adalah murid sekolah dasar yang sedang melaksanakan UN (kesimpulan)

Silogisme hipotesis adalah silogisme yang premis mayornya berupa keputusan hipotesis dan premis minornya merupakan pernyataan kategoris.
     Contoh silogisme hipotesis:
  ·      jika hujan saya mengerjakan tugas bahasa di rumah  (premis mayor)
  ·      Sekarang hujan  (premis minor)
  ·      saya mengerjakan tugas bahasa di rumah (kesimpulan)

Silogisme alternatif adalah silogisme yang premis mayornya premis alternatif, premis minornya membenarkan salah satu alternatifnya, dan kesimpulannya menolak alternatif yang lain.
    Contoh silogisme alternatif:
    ·      Acara Echinisai akan dilaksanakan di Blok M atau di Blok M plaza (premis mayor)
    ·      Acara Echinisai akan dilaksanakan di Blok M (premis minor)
    ·      Jadi, Acara Echinisai tidak dilaksanakan di Blok M plaza (kesimpulan)

Entimen merupakan sebuah silogisme yang dipendekan. Jadi entimen adalah kesimpulan dari silogisme.
   Contoh Entimen :
        ·         Andika mendapatkan nilai terbaik di kelas karena ia rajin mengerjakan tugas
        ·        Andika rajin mengerjakan tugas , karena itu ia mendapatkan nilai terbaik di kelas.

Generalisasi adalah proses penalaran yang bertolak dari fenomena individual menuju kesimpulan umum.          Contoh :
        ·         Rizky adalah seorang atlet bulu tangkis dan ia memiliki banyak penghargaan
        ·         Dayu adalah seorang atlet bulu tangkis dan ia memiliki banyak penghargaan
        ·         Generalisasi : Semua atlet bulu tangkis memiliki banyak penghargaan
                 Kesalahan : Manda atlet bulu tangkis, tetapi tidak memiliki banyak penghargaan.

Analogi dalam ilmu Bahasa adalah persamaan antar bentuk yang menjadi dasar terjadinya bentuk-bentuk yang lain. Analogi merupakan salah satu morfologi dimana dalam analogi, pembentukan kata baru dari kata yang telah ada. Analogi dilakukan karena antara suatu yang dibandingkan dengan pembandingnya memiliki kesamaan fungsi atau peran. Melalui analogi, sesorang dapat menerangkan sesuatu yang abstrak atau rumit secara konkrit dan lebih mudah dicerna.
Contoh Analogi :

  1. Untuk mendapatkan pekerjaan dibutuhkan usaha dan kerja keras. Begitu juga untuk membuka lapangan pekerjaan dibutuhkan usaha dan kerja keras. Oleh karena itu untuk mendapatkan pekerjaan maupun membuka lapangan pekerjaan diperlukan usaha dan kerja keras.

Hubungan Kausal (kausalitas) merupakan prinsip sebab-akibat yang sudah pasti antara segala kejadian, serta bahwa setiap kejadian memperoleh kepastian dan keharusan serta eksistensinya dari sesuatu atau berbagai hal lainnya yang mendahuluinya, merupakan hal-hal yang diterima tanpa ragu dan tidak memerlukan sanggahan.
Contoh :

  1. Konsleting listrik mengakibatkan rumah warga kebakaran.
  2. Riesa mendapatkan nilai tertinggi dikelas karena pandai dan rajin belajar.
  3. Seorang supir taksi melihat korban tabrak lari. Sehingga supir taksi menjadi saksi mata tabrak lari.

Kamis, 10 Maret 2016

Sabtu, 24 Oktober 2015

Program Membuat Garis dengan Java dan OpenGL

OpenGL (Open Graphics Library) adalah spesifikasi standar yang mendefinisikan sebuah lintas-bahasa, lintas platform API untuk mengembangkan aplikasi yang menghasilkan grafis komputer 2D maupun3D. Antarmuka terdiri dari lebih dari 250 panggilan fungsi yang berbeda yang dapat digunakan untuk menggambar tiga dimensi yang adegan-adegan kompleks dari bentuk-bentuk primitif sederhana. OpenGL dikembangkan oleh Silicon Graphics Inc (SGI) pada tahun 1992  dan secara luas digunakan dalam CAD, realitas maya, visualisasi ilmiah, visualisasi informasi, dan simulasi penerbangan. Hal ini juga digunakan dalam video game, di mana bersaing dengan Direct3D on Microsoft Windows platform (lihat vs OpenGL Direct3D). OpenGL dikelola oleh sebuah teknologi konsorsium nirlaba yaitu Khronos Group.

Apa saja yang dibutuhkan untuk Menjalankan Program/Aplikasi yang kita buat nanti ?

- Java Development Kit
ini merupakan sebuah syarat penting dalam mengembangkan aplikasi java dimana berisi library-library dan complier untuk mengeksekusi kodingan java kita.
Link : Klik
pilih sesuai dengan Sistem Operasi dan platform yang kamu pakai (misal Windows x86 untuk Windows 32bit dan x64 untuk Windows 64bit)

-  Java IDE (Netbeans)
untuk IDE sendiri kita bebas dalam memilih yang penting library yang akan kita download nanti mensupport IDE tersebut.
Link : Klik
terserah mau download yang mana yang penting Bundles-nya mencakup Java SE.

- Library LWJGL
library ini berfungsi untuk menghubungkan antara Netbeans dengan OpenGL.
Linknya : Klik
download yang lwjgl-2.9.1.zip dan lwjgl-source-2.9.1.zip

Untuk mencobanya bisa menggunakan file dibawah :
Linknya : Klik
Import Terlebih dahulu ke netbeans dengan cara File - import - from zip

Untuk Penjelasan pada Codingan :
Linknya : Klik

Untuk Cara Memasang LWJGL pada Netbeans

1. Buat folder khusus untuk menyimpan file LWJGL contoh : C:\LWJGL


2. Lalu ekstrak file Lwjgl 2.9.1 dan Lwjgl sourch 2.9.1


3. Masuk ke Netbeans , klik file - Import project - from zip, lalu browse LineMaker yang sudah di download , lalu klik import


4. Maka LineMaker sudah masuk kedalam Netbeans , lalu masukkan Libary nya Klik kanan pada libaries - Add Libary


5. Klik create , disini saya membuat nama libary LWJGL 2.9.1 , lalu klik add JAR/Folder
masukkan file input.jar, lwjgl.jar, lwjgl.util.jar , folder generated dan java , untuk menemukan file dan folder tersebut ( ada di folder LWJGL yang kita buat di Local disk C ) lalu klik OK


6. Maka akan Masuk Libary akan masuk ke dalam LineMaker



Jika Langkah diatas sudah di lakukan , maka Program sudah bisa dijalankan

Penjelasan dan Screenshootan Codingan yang saya gunakan :

1. Vertikal


Penjelasan :

 import org.lwjgl.LWJGLException; /*memanggil library untuk menjalankan fungsi pengecualian pada lwjgl*/
import org.lwjgl.opengl.*; /*memanggil library 'lwjgl' untuk menjalankan renderer opengl*/
import java.util.*; /*memanggil library untuk fungsi scanner yang berguna untuk inputan*/
public class Vertikal {
public void layar() throws LWJGLException {

int a,kordin1,kordin2; /*mendefinisikan variabel 'a,kordin1,dan kordin2'*/
Scanner putin = new Scanner(System.in); /*mendefinisikan fungsi Scanner pada 'putin' untuk menerima input user*/
System.out.print("Masukan titik awal (x) : ");
kordin1 = putin.nextInt(); /*input koordinat x*/
System.out.print("Masukan titik awal (y) : ");
kordin2 = putin.nextInt(); /*input koordinat y*/
System.out.print("Masukan Panjang garis yang diinginkan (dalam Pixel) : ");
a = putin.nextInt(); /*menerima input user dan memasukannya kedalam variabel 'a' yang akan digunakan sebagai panjang dari garis yang akan dibuat*/
try {
Display.setDisplayMode(new DisplayMode(300,300)); /*membuat sebuah jendela rendering dengan seting luas layar = 300x300*/
Display.setTitle("Garis Vertikal"); /*mengubah nama jendela rendering menjadi "Garis Vertikal"*/
Display.create(); /*membuat jendela rendering*/
} catch (LWJGLException e) {
System.exit(0); /*mencegah jendela rendering tertutup apabila tidak ada aktivitas pada library LWJGL*/
}
GL11.glMatrixMode(GL11.GL_PROJECTION);
GL11.glLoadIdentity(); /*memanggil opengl sebagai renderer */
GL11.glOrtho(0, 800, 0, 600, 1, -1);
GL11.glMatrixMode(GL11.GL_MODELVIEW);
while (!Display.isCloseRequested()) { /*mencegah jendela renderer tertutup kecuali ditutup sendiri oleh user*/
GL11.glBegin(GL11.GL_QUADS); /*memanggil fungsi 'GL_QUADS untuk merender berdasarkan 4 titik yang ditentukan*/
GL11.glVertex2f(kordin1,kordin2); /*titik awal*/
GL11.glVertex2f(kordin1+5,kordin2); /*titik awal, pada sumbu x sengaja diberi jeda agar mempertebal garis yang akan dibentuk*/
GL11.glVertex2f(kordin1+5,kordin2+a); /*titik akhir, pada sumbu x sengaja diberi jeda agar mempertebal garis yang akan dibentuk*/
GL11.glVertex2f(kordin1,kordin2+a); /*titik akhir, pada sumbu y variabel akan ditambahkan 'a' yang sesuai dengan inputan user*/
GL11.glEnd();  /*mengakhiri proses render*/
Display.update();
}
}
}
OUTPUT


Maka output nya akan seperti pada gambar di atas , disini saya memilih garis vertikal X = 15 , Y = 10 dalam ukuran Pixel 450.

2. Horizontal
Penjelasan :

import org.lwjgl.LWJGLException; /*memanggil library untuk menjalankan fungsi pengecualian pada lwjgl*/
import org.lwjgl.opengl.*; /*memanggil library 'lwjgl' untuk menjalankan renderer opengl*/
import java.util.*; /*memanggil library untuk fungsi scanner yang berguna untuk inputan*/
public class Horizontal {
public void layar() throws LWJGLException {
int a,kordin1,kordin2; /*mendefinisikan variabel 'a,kordin1,dan kordin2'*/
Scanner putin = new Scanner(System.in); /*mendefinisikan fungsi Scanner pada 'putin' untuk menerima input user*/
System.out.print("Masukan titik awal (x) : ");
kordin1 = putin.nextInt(); /*input koordinat x*/
System.out.print("Masukan titik awal (y) : ");
kordin2 = putin.nextInt(); /*input koordinat y*/
System.out.print("Masukan Panjang garis yang diinginkan (dalam Pixel) : ");
a = putin.nextInt(); /*menerima input user dan memasukannya kedalam variabel 'a' yang akan digunakan sebagai panjang dari garis yang akan dibuat*/
try {
Display.setDisplayMode(new DisplayMode(300,300)); /*membuat sebuah jendela rendering dengan seting luas layar = 300x300*/
Display.setTitle("Garis Horizontal"); /*mengubah nama jendela rendering menjadi "Garis Horizontal"*/
Display.create(); /*membuat jendela rendering*/
} catch (LWJGLException e) {
System.exit(0); /*mencegah jendela rendering tertutup apabila tidak ada aktivitas pada library LWJGL*/
}
GL11.glMatrixMode(GL11.GL_PROJECTION);
GL11.glLoadIdentity(); /*memanggil opengl sebagai renderer */
GL11.glOrtho(0, 800, 0, 600, 1, -1);
GL11.glMatrixMode(GL11.GL_MODELVIEW);
 while (!Display.isCloseRequested()) { /*mencegah jendela renderer tertutup kecuali ditutup sendiri oleh user*/
GL11.glBegin(GL11.GL_QUADS); /*memanggil fungsi 'GL_QUADS untuk merender berdasarkan 4 titik yang ditentukan*/
GL11.glVertex2f(kordin1,kordin2); /*titik awal*/
GL11.glVertex2f(kordin1,kordin2+5); /*titik awal, pada sumbu y sengaja diberi jeda agar mempertebal garis yang akan dibentuk*/
GL11.glVertex2f(kordin1+a,kordin2+5); /*titik akhir, pada sumbu x variabel akan ditambahkan 'a' yang sesuai dengan inputan user dan pada sumbu y sengaja diberi jeda agar mempertebal garis yang akan dibentuk*/
GL11.glVertex2f(kordin1+a,kordin2);  /*titik akhir, pada sumbu x variabel akan ditambahkan 'a' yang sesuai dengan inputan user*/
GL11.glEnd(); /*mengakhiri proses render*/
Display.update();
}
}
}

OUTPUT 


Maka output nya akan seperti pada gambar di atas , disini saya memilih garis horizontal X = 15 , Y = 10 dalam ukuran Pixel 450.

3. Diagonal
Penjelasan :

 import org.lwjgl.LWJGLException; /*memanggil library untuk menjalankan fungsi pengecualian pada lwjgl*/
import org.lwjgl.opengl.*; /*memanggil library 'lwjgl' untuk menjalankan renderer opengl*/
import java.util.*; /*memanggil library untuk fungsi scanner yang berguna untuk inputan*/
public class Diagonal {
public void layar() throws LWJGLException {
int a,kordin1,kordin2; /*mendefinisikan variabel 'a,kordin1,dan kordin2'*/
Scanner putin = new Scanner(System.in); /*mendefinisikan fungsi Scanner pada 'putin' untuk menerima input user*/
System.out.print("Masukan titik awal (x) : ");
kordin1 = putin.nextInt(); /*input koordinat x*/
System.out.print("Masukan titik awal (y) : ");
kordin2 = putin.nextInt(); /*input koordinat y*/
System.out.print("Masukan Panjang garis yang diinginkan (dalam Pixel) : ");
a = putin.nextInt(); /*menerima input user dan memasukannya kedalam variabel 'a' yang akan digunakan sebagai panjang dari garis yang akan dibuat*/
try {
Display.setDisplayMode(new DisplayMode(300,300)); /*membuat sebuah jendela rendering dengan seting luas layar = 300x300*/
Display.setTitle("Garis Diagonal"); /*mengubah nama jendela rendering menjadi "Garis Diagonal"*/
Display.create(); /*membuat jendela rendering*/
} catch (LWJGLException e) {
System.exit(0); /*mencegah jendela rendering tertutup apabila tidak ada aktivitas pada library LWJGL*/
}
GL11.glMatrixMode(GL11.GL_PROJECTION);
GL11.glLoadIdentity();/*memanggil opengl sebagai renderer */
GL11.glOrtho(0, 800, 0, 600, 1, -1);
GL11.glMatrixMode(GL11.GL_MODELVIEW);
while (!Display.isCloseRequested()) { /*mencegah jendela renderer tertutup kecuali ditutup sendiri oleh user*/
GL11.glBegin(GL11.GL_QUADS);
GL11.glVertex2f(kordin1,kordin2); /*titik awal*/
GL11.glVertex2f(kordin1-5,kordin2); /*titik awal, pada sumbu x sengaja diberi jeda untuk mempertebal garis*/
GL11.glVertex2f(kordin1+a-5,kordin2+a); /*titik akhir, pada sumbu x dan y variabel akan ditambahkan 'a' yang sesuai dengan inputan user dan pada sumbu x sengaja diberi jeda untuk
mempertebal garis*/
GL11.glVertex2f(kordin1+a,kordin2+a); /*titik akhir, pada sumbu x dan y variabel akan ditambahkan 'a' yang sesuai dengan inputan user*/
GL11.glEnd();  /*mengakhiri proses render*/
Display.update();
}
}
}
OUTPUT


Maka output nya akan seperti pada gambar di atas , disini saya memilih garis Diagonal X = 15 , Y = 10 dalam ukuran Pixel 450.

4. Perintah Salah , Apabila pilihan yang dimasukkan tidak tersedia


Selasa, 19 November 2013

Kemacetan Ibukota Jakarta

LATAR BELAKANG

Permasalahan kemacetan jakarta merupakan permasalahan yang sudah lama dan menjadi suatu yang vatal.
karena dampaknya menjalan ke berbagai aspek kehidupan sehingga menyebabkan krisis dan pemborosan.
Apabila permasalahan ini dapat di tanggulangi atau setidaknya di minimalisir maka pembangunan di pusat pemerintahan/pusat ibukota akan berjalan dengan lebih efesien. kemacetan telah menjadi isu yang sangat serius dalam beberapa tahun terakhir. di khawatirkan di tahun 2015 mendatang wilayah DKI jakarta akan mengalami kemacetan total. perlu perhatian dan upaya serius dari pemerintah daerah untuk menanggulangi kemacetan. selain itu, masyarakat juga harus turut serta dalam mengurangi kemacetan.

ISI

Kemacetan adalah situasi atau keadaan tersendatnya atau bahkan terhentinya Lalu lintas  yang disebabkan oleh banyaknya jumlah kendaraan melebihi kapasitas jalan. Kemacetan banyak terjadi di kota-kota  besar, terutamanya yang tidak mempunyai transportasi publik yang baik atau memadai ataupun juga tidak seimbangnya kebutuhan jalan dengan kepadatan penduduk, misalnya jakarta . Kemacetan lalu lintas menjadi masalah sehari – hari di Jakarta.



Contoh nya seperti foto di atas ini , tepatnya di jl.raya serpong arah menuju BSD sangat terlihat padat
foto di atas di ambil sekitar pukul 5 sore orang-orang yang sedang pulang kerja , kuliah dll pasti membawa kendaraan pribadi yang dapat memadati jalan.

Transportasi memang menjadi kebutuhan yang paling penting saat ini namun penggunaan transportasi berlebihan dapat menyebabkan kemacetan. setiap orang ingin bergerak dengan cepat sehingga mereka lebih menyukai menggunakan kendaraan pribadi. akibatnya jalan yang dilalui tersedat oleh kendaraan yang begitu banyak ,

TUJUAN PENULISAN

         Agar masyarakat lebih peduli terhadap masalah yang telah melanda Ibu Kota sebagai pusat pemerintahan sehingga dapat dijadikan sebagai acuan pembelajaran kelak dan sebagai sumber inspirasi bagi masyrakat luas agar lebih memahami dan kritis terhadap Permasalahan Kemacetan Jakarta agar dapat ditanggulangi sedini mungkin sehingga dapat menciptakan manfaat bagi masyarakat luas.

MANFAAT PENULISAN

Untuk diri sendiri : Agar menyadari bahwa kemacetan telah melanda ibukota jakarta , dan bukan hanya dari kesadaran masyarakat aja untuk meminimalisir kemacetan harus juga ada kesadaran diri sendiri yang harus peduli terhadap ibukota jakarta.
untuk masyarakat:  Kepada masyarakat agar lebih menaati peraturan lalu lintas dan manfaatkanlah transportasi umum sehingga penggunaan kendaraan pribadi dapat diminimalisir.
untuk pemerintah:  agar membangun sarana dan prasarana yang memadai bagi pengguna jalan sehingga dapat memberikan kenyamanan dan meminimalisir kemacetan


Senin, 02 September 2013

Universitas Gunadarma


Hai sedikit cerita nih atau curhat hehe...
Pertama tama saya ingin menanya "Apakah kalian tau university Gunadarma" ?
Nah yg belum tau sedikit sharing nih , Universitas Gunadarma adalah universitas Swasta yang katanya sih nomer 1 di indonesia tahun 2012 dan universitas nomer 5 di indonesia loh ...Wow keren yah, 
Saya salah satu mahasiswa gunadarma tahun 2013 yang tadinya belum pernah tau seperti apa gunadarma itu...
yak pertama"nya saya pusing karena ga bisa masuk universitas negri :( dan ada yg menyarankan saya untuk masuk Universitas Gunadarma yg di kategori kan IT nya baguuuus...

Dan saya memilih Gunadarma yg di kalimalang  Kampus J lihat gedung nya keren yah..
Dan katanya gedung Kampus J bekas Mall yang terbakar tahun 1998 Loh.. hiiiiiii angker yah kayaknya -_-
hmm ketika saya masuk sih dalem nya bagus ga kalah lah sama Binus, ada 3 lift setau saya hehe maklum mahasiswa baru kalo salah mohon di maafkan, Tapi kalo boleh comment sih yang kurang tuh tempat nongkrong atau kongo kongo nya kalau lobby doang ya kurang kan mahasiswa nya banyak -_- dan 1 lagi tempat parkir kurang efektif kalau buat kendaraan roda 4 :)
dan selebih nya bagus semua ada WIFI di setiap lantai dan sudut Kampus jadi bisa betah deh numpang Wifi haha...
Selain Kampus J gunadarma punya kampus" yg ga kalah besar nya loh tepatnya di Depok 


Jadi bagi yang rumahnya di daerah depok dan yang suka kumpul" sama temen temen nya, Bisa deh memilih Gunadarma kampus depok di jamin keren tempatnya, adem juga loh banyak pohon yg suka pacaran di bawah pohon cocok tuh haha ....

Wah Sekian dulu ya NEXT TIME pasti di sambung lagi...